free webpage hit counter

Bawa Uang 170 Juta, Perantau Piaman Tewas Ditembak Perampok

Kampar, JN – Seorang perantau asal Piaman, tepatnya dari Batu Bengaum, Kecamatan Sungai Geringging, Kabupaten Padang Pariaman, Ali Syafrizal, tewas setelah ditembak segerombolan perampok di KM 2 Desa Silam Kecamatan Kuok, Kabupaten Kampar Provinsi Riau, kemarin (24/6). Dari kartu identitas dirinya, Ali Syafrizal beralamat di Desa Kabun Rokan Hulu, Riau.

Menurut kesaksian anak Ali Syafrizal, Idris, yang saat itu sedang mendapat perawatan di Puskesmas Kuok, menceritakan, bahwa kejadian tersebut berawal saat ia diajak oleh ayahnya ke Bank Mandiri di Bangkinang untuk mengambil uang, usai menunaikan Shalat Jum’at.

“Setelah dari Bank Mandiri, diperjalanan kami dipepet/ diapit oleh sebuah mobil, namun Bapak terus berusaha tidak berhenti. Akhirnya mobil kami berhasil mereka berhentikan dan meminta Bapak saya keluar dari mobil,” ulasnya.

Idris melanjutkan, ia melihat langsung 3 (tiga) orang keluar dari mobil yang mengapit kendaraannya tadi, dan ketiganya membawa senjata api, “Ada yang membawa senjata laras panjang dan senjata kecil (pistol.red),” imbuhnya.

“Kejadiannya begitu cepat, sayangnya wajah para pelaku saya tidak ingat dan pelaku membawa uang sebanyak 170 (seratus tujuh puluh) juta yang kami bawa,” ungkap Idris.

Kapolsek Kuok Iptu. Wantanzaka, yang ditemui oleh pihak keluarga yang juga wartawan tersebut belum bisa memberikan keterangan, karena korban saat itu hendak dibawa di Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru, untuk dilakukan outopsi.

Sementara itu, mobil Toyota Rush dengan Nopol BM 1455 MG milik korban, saat ini harus dititipkan dulu ke Kantor Polsek Kuok, sebagai alat bukti dalam melakukan penyilidikan lebih lanjut.

Dilain pihak, Elias Piau, salah seorang kakak ipar korban, yang juga wartawan di SKM Baki News di Sumatera Barat itu, menyebutkan jenazah korban pada Jumat sore kemarin dibawa dari Pekanbaru, untuk disemayamkan dirumah duka di Batu Bengaum.

“Kami sekeluarga berharap do’a dari para sahabat sahabat, agar korban diterima disisi Allah SWT dan juga berharap kepada pihak kepolisian segera menangkap para pelaku,” kata Elias Piau. (Rudy Koto)

Dibaca 3.099 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *