free webpage hit counter

BUMN PTPN II Tanjung Morawa Terlantarkan Karyawan Gaji 3 Bulan Belum Dibayar

demok3-30zmnpk9dpgori8bhdmzuy
Demo Tanjung Morawa, Sumatera Utara

JN, Tanjung Morawa – Banyaknya BUMN di Indonesia yang melaporkan banyak kerugian dan hampir bangkrut, karena pengelolaan yang tidak serius dan terkesan asal-asalan, sehingga merugikan semua pihak, baik karyawan dan Pemerintah yang menyuntikan dana yang tidak sedikit.

Salah satunya BUMN PTPN II yang berada di Tanjung Morawa, Sumatera Utara yang terus merugi, sehingga berimbas kepada ribuan karyawannya yang tidak dapat gaji selama 3 bulan. Ribuan karyawan resah dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kami sudah 3 bulan tidak digaji, sejak Bulan Desember lalu hingga sekarang, dan sejak tahun 2012 sering terjadi keterlambatan gaji secara terus menerus, sehingga kami merasa kesulitan gaji, padahal kami bekerja di BUMN,” ungkap seorang karyawan PTPN II kepada Tim DPD PWRI Sumatera Utara, Rabu (3/2).

Dia melanjutkan bahwa bukan hanya persoalan gaji saja, tetapi juga masalah aset-aset tanah yang sudah dilepaskan hingga hari ini belum terselesaikan, bahkan disinyalir ada unsur kesengajaan, agar para pejabatnya leluasa bermain, adanya dugaan penggelapan aset dan penumpukan uang negara demi kepentingan pribadi para pejabat PTPN II Tanjung Morawa tersebut.

“Kami heran dengan pimpinan pusat atau Kementerian BUMN RI, kenapa Direktur Utama PTPN II Tanjung Morawa masih dipertahankan? padahal kinerjanya tidak bagus dan tidak menguasai sebagai Manager atau Pimpinan kami, seharusnya dapat membawa PTPN II ini ke arah yang lebih baik, BUMN yang sehat dapat menghasilkan laba yang besar bagi Negara, bukan sebaliknya gaji kami belum terbayar selama 3 bulan lebih, bahkan para pensiunan tidak diperhatikan, padahal mereka juga tulang punggung perusahaan yang mengabdikan dirinya di BUMN PTPN II Tanjung Morawa ini, dan mereka juga dipotong gaji pensiunnya sebesar 6 % setiap bulannya, dan ini ada ribuan pensiunan PTPN II, kemana uang potongan itu?” tambahnya sambil terlihat sedih.

“Kami berharap Pemerintah Pusat atau Kementerian BUMN RI meninjau langsung ke kami (PTPN II Tanjung Morawa, Red) agar tahu bagaimana kami merasakan getirnya menjadi karyawan BUMN tanpa digaji selama 3 bulan, kami sudah banyak hutang di sana sini, kasihan anak-anak dan istri, kadang kami puasa tidak makan, persediaan beras sudah habis,”tambahnya memelas.

Terkait dengan permasalahan ini maka pihak Serikat Karyawan PTPN II Tanjung Morawa dibantu DPD PWRI Sumatera Utara siap mengawal dan terus berupaya agar semua persoalan diselesaikan, sehingga karyawan serta para pensiunan dapat menerima hak-hak mereka dengan baik, dan Tim DPD PWRI Sumut juga akan membuat terobosan-terobosan dengan tujuan agar Pemerintah Pusat dan Kementerian BUMN dapat segera mengganti Dirut PTPN II Tanjung Morawa yang dianggap tidak cakap dalam memimpin BUMN PTPN II tersebut. (Tim PWRI)

 

Dibaca 789 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dog