free webpage hit counter

Diapresiasi Masyarakat : Kasat Lantas Polres Arosuka Sukses dan Bawa Perubahan

Anggara Rustamyono, SIK, Kasat Lantas Polres Arosuka
AKP. Anggara Rustamyono, SIK, Kasat Lantas Polres Arosuka

JN, Kab. Solok – Aparat kepolisian kerap menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat, khususnya satuan Lalu Lintas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat pengendara kendaraan bermotor. Kesalahan dari pengendara, serta arogansi antara kedua belah pihak juga menjadi pemicu perdebatan antara kedua belah pihak. Akibatnya, setiap ada pemeriksaan yang dilakukan oleh satuan penegak hukum yang dalam hal ini adalah Satuan Lalu Lintas, masyarakat yang sudah lengkap sekalipun memilih menghindar dari pemeriksaan.

Sejak ditugaskan, Kasat Lantas yang baru di Polres Arosuka, AKP. Anggara Rustamyono, SIK, secara perlahan mulai merobah kesan masyarakat terhadap para penegak hukum, khususnya satuan Lalu Lintas Polres Arosuka.
Menurut Dede, salah satu masyarakat yang diberhentikan anggota Satlantas Polres Arosuka saat adanya pemeriksaan kelengkapan kendaraan di Lubuak Selasiah Rabu lalu kepada SKR Media Group, Lantas sekarang sudah sangat jauh berbeda, arogansinya sudah mulai tidak ada.

“Kami pun merasa dihargai dan jelas tidak ada alasan bagi kami untuk melawan aparat jika aparat juga melayani kami secara manusiawi, apalagi ini Minangkabau, yang mana masyarakat disini mengutamakan Raso Jo Pareso,” ungkap Dede kepada SKR.

“Jika kami dihargai seperti ini, tentu kami akan lebih menghargai tugas aparat kepolisian selaku penegak hukum, Di Minangkabau, jika semua hal dilakukan dangan cara yang baik, tentu itu akan ditanggapi dengan hal yang baik pula, namun jika sebaliknya terjadi, walaupun kami salah, kami akan membangkang terhadap siapapun. Tapi yang jelas, ini adalah suatu terobosn yang sangat positif dilakukan oleh Kepala Satuan Lalu Lintas, baru beberapa bulan menjabat, kami sudah merasakan hasilnya” tambah Dede, lagi.

Saat di konfirmasikan SKR, AKP. Anggara Rustamyono, SIK, melalui Kamis Sore (6/1), mengatakan akan selalu menekankan kepada anggotanya agar arogan kepada masyarakat. Anggota diharuskan mengutamakan Senyum, Salam, Sapa (3S) kepada pengendara. Hal ini dicontohkan langsung oleh Anggara kepada anggotanya dengan terjun langsung kelapangan.

“Jika ini terlaksana dengan baik, tentu masyarakatpun tidak akan berfikiran negatif lagi terhadap aparat kepolisian. Dan saat dilakukan pemeriksaan di jalan raya pun, tidak ada lagi masyarakat yang merasa ketakutan lalu memilih menghindar dari polisi,” ungkap Kasat Lantas Aro Suka itu.

Meski demikian, dari sekian banyak anggota Satuan Lalu Lintas, Anggara tidak menampik dengan masih adanya beberapa anggotanya yang masih terkesan bersikap arogan kepada masyarakat. Mengatasinya, Anggara akan segera memanggil dan memberikan pembinaan serta peringatan kepada anggotanya jika masih ditemukan hal demikian.

Melihat terobosan yang dilakukan jajaran Satlantas Polres Arosuka, masyarakat berharap hal ini juga terlaksana di daerah lain, khususnya untuk Kab/Kota yang ada di Sumatrea Barat.

“Seharusnya ini dapat dijadikan contoh bagi Satlantas yang ada di seluruh Kab/ Kota di Sumatra Barat. Jika hal ini terlaksana dengan baik, kemitraan antara Kepolisian dengan masyarakat tentu akan terjalin dengan baik juga. Nah, jika hubungan baik ini terjalin, maka tidak ada lagi ketakutan dibenak masyarakat, bahkan akan timbul rasa segan bagi mereka untuk melakukan pelanggaran lalu lintas nantinya,” pungkas Dede. (jurnalwandre) 

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *