free webpage hit counter

Heboh…Titan Arum Muncul di Solok

Wandre (Wartawan Jurnal.News) bersama Rekannya disamping Titan Arum.
Wandre (Wartawan Jurnal.News) bersama Rekannya disamping Titan Arum.

Kab. Solok, JN – Ditemukannya tanaman langka berupa bunga di Jorong Guguak Manyambah, Nagari Sungai Jambur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, membuat takjub masyarakat sekitar dan pihak – pihak yang mendengar kabar tersebut. Tentunya hal itu mampu menjadi daya tarik yang bisa mendatangkan pengunjung ke tempat ditemukannya tumbuhan tersebut.

 

Tanaman langka ini sebelumnya tidak begitu terawat karena tidak ada yang mengetahui jenis kelangkaannya, masyarakat menilai bahwa tumbuhan tersebut hanya tumbuhan biasa yang mengeluarkan bau busuk, sehingga tak hayal masyarakat selalu ingin memotong dan mencoba membunuh tanaman ini.

 

Menurut jenisnya, tumbuhan dan/ atau bunga yang ditemukan tersebut memiliki nama Titan Arum. Bau-nya memang busuk, khas bangkai. Bunga tanpa tangkai tersebut memiliki ukuran yang cukup besar dan bagian dalamnya berwarna merah daging. Jambangannya seperti hiasan dengan ribuan bunga di dalamnya yang mengembungkannya ke udara.

 

Kabar baiknya, bunga ini jika mekar tidak tahan lama. Sekitar 24 sampai 48 jam saja. Kehadirannya pun cukup langka, hanya empat sampai enam tahun sekali. Jadi masyarakat yang menemukan tumbuhan tersebut agar jangan melewati moment untuk melihatnya secara langsung.

 

Sementara itu, meningkatnya kunjungan wisata alam di Kabupaten Solok akhir – akhir ini seperti wisata pendakian gunung mendorong beberapa kalangan untuk menemukan objek wisata alam lainnya, termasuk dengan adanya bunga tersebut, bisa menjadi alternatif bagi para wisatawan yang ingin melihat suasana alam nan indah.

 

Beberapa pemuda di Nagari Guguak Manyambah Kabupaten Solok, pun tak mau tinggal diam. Mereka menelusuri kembali dan mencoba bersama – sama menjadikan tempat yang memiliki air terjun didaerahnya untuk dijadikan objek wisata baru. Air terjun itu mereka beri nama air terjun Kapalo Nago. Lokasi tersebut juga setiap tahunnya ditumbuhi oleh tanaman langka yang biasa kita kenal dengan sebutan bunga bangkai atau Titan Arum.

 

“Kami berharap agar pemerintah dan masyarakat dapat mendukung kegiatan kami ini, karena apa yang kami lakukan selain untuk melestarikan alam, juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pariwisata ini,” ungkap Vera Alak dan Arlen Guma, pemuda setempat.

 

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Solok, Alfajri mengharapkan agar masyarakat melalui pemudanya, menjaga dan melestarikan tanaman langka itu.

 

“Jika tempat ini layak dijadikan untuk area wisata, kita akan akan kembangkan bunga itu. Namun kami akan turun kelapangan guna peninjauan lebih lanjut,” ungkap Alfajri.

 

Dilain waktu, Dendi, S.Ag, yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Solok, mengapresiasi dan mendukung kegiatan pemuda tersebut.

 

“saya sangat mendukung, jika tempat ini layak dijadikan area wisata, kita akan carikan jalannya. Saya juga akan turun kelapangan untuk menyaksikan secara langsung,” kata Dendi.

 

“Jika area ini dapat dijadikan objek wisata yang terkelola dengan baik, jelas itu akan mampu meningkatkan berbagai aspek guna kesejahteraan masyarakat sekitar, seperti ekonomi dan aspek lainnya yang menyangkut kesejahteraan masyarakat,” imbuh Dendi. (Wandre)

Dibaca 1.081 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dog