Jurnal.news, Tejo Agung – Pemuda peduli lingkungan Komunitas (DIE JUGEND LAMPUNG) yang bergerak memajukan Sumber Daya Manusia (SDM). Melakukan kegiatan Dalam rangka memproses pengelolaan sampah non organik berskala kota, bertempat di Tejo Agung kec. Metro Timur. Kota Metro. Minggu (02-01-20)

Dalam kegiatan ini sejumlah pemuda Komunitas (DIE JUGEND LAMPUNG) ikut serta membantu melakukan prosesing penggilingan sampah non organik, salah satu nya plastik botol, plastik mainan, dan bahan-bahan sampah lainnya yang terbuat dari plastik.

“Selaku mentor dan pengurus bank sampah WIJAYA KUSUMA Jainal Abidin mengatakan Bank sampah ini berdiri dari tahun 2011 dan oprasional lanjut mulai dari tahun 2016 hingga saat ini” Jelasnya

Lebih lanjut, yang akrab di sapa masyarakat yaitu Mas Jainal sangat setuju adanya sekumpulan pemuda peduli terhadap lingkungan.

“Khususnya pengelolaan sampah non organik dan organik agar kedepan dapat mengurangi penumpukan sampah di setiap daerah dan masyarakat bisa peka bahwa lingkungan sangatlah penting untuk di jaga”. Tuturnya

Jainal menambahkan Bank sampah ini Alhamdulilah sudah di dukung Pemerintah Kota dan sudah menjadi induk pengelolaan sampah skala kota.

“Kita penyuluhan langsung ke masyarakat dan sosialisasikan bahwa sampah ibu rumah tangga dan plastik masih ada mempunyai nilai ekonomisnya, hasil dari peleburan sampah ini di-setorkan ke PT setempat”.

Ketua Exsekutif (DIE JUGEND LAMPUNG) Wahyu Prastyo menjelaskan pengelolaan Bank sampah ini suatu contoh positif dan berdampak baik untuk masyarakat sekaligus mempunyai nilai hasil yang lumayan besar.

“Salah satunya menjadi project dan percontohan untuk daerah-daerah yang pastinya akan memberikan dampak ekonomi masyarakat, sudah pasti masyarakat semakin terbantu dengan adanya Bank sampah ini” Jelasnya

Bank sampah salah satu project baik yang dapat membantu mengurangi volume sampah yang ada di setiap daerah dan memberi dampak ekonomis untuk masyarakat. (Red/Agb)