free webpage hit counter

Kota Padang Banjir, Bang Haji Maidestal Berang

Padang, JN – Banjir yang melanda Kota Padang kemarin (16-17 Juni 2016), meninggalkan suka duka yang mendalam. Sedikitnya, dikabarkan satu orang meninggal dunia dan ribuan rumah terendam banjir. Data yang dipublish oleh BNPB, Polresta Padang, PMI dan pihak – pihak lainnya, menunjukkan bahwa wabah banjir kali ini terbilang luar biasa dari banjir – banjir sebelumnya yang terjadi dalam satu dekade ini, ditambah hujan badai yang terjadi dalam waktu yang cukup panjang (kurang lebih sehari semalam).

Disaat masyarakat Kota Padang menghadapi musibah itu, ternyata teriak suara parlemen bersahut – sahutan di dunia maya, media social facebook. Salah seorang anggota DPRD Kota Padang dari Partai PPP, H. Maidestal Harimahesa,S.Sos, diberanda akun facebooknya menyikapi banjir di Kota Padang kemarin itu, menulis statusnya dengan nada kekecewaan yang ditujukan kebeberapa pihak.

“Masih ingat dengan saya? Disaat pembahasan Angggaran tahun 2016 ini, yang finalisasinya di Badan Anggaran, dan saat itu saya interupsi; saya sampaikan dengan tegas kepada TAPD Kota Padang dan Pimpinan DPRD yang memimpin rapat, yang pembahasannya di Gedung DPRD Kota Padang Jalan Sawahan dan Hotel Bumi Minang. Saya usulkan untuk tambahan anggaran drainase dan BOP (Belanja Operasional) rutin, agar perseolaan banjir teratasi,” tulis Bang Haji Maidestal, panggilan akrab H. Maidestal Harimahesa,S.Sos, diakun facebooknya.

Ia pun melanjutkan, dijawab saat itu oleh TAPD; “Anggarannya sudah banyak kok Pak, ada 14 (empat belas) Miliar”.

“Kalau saya tidak salah rekaman pembicaraannya ada di Sekretariat (DPRD Kota Padang), baik dari Kota Padang maupun ada rapat dari ABPBD Provinsi Sumatera Barat. Ternyata, yang akhirnya  penjelasan TAPD Kota Padang di amiini dan didukung pernyataan tersebut oleh salah seorang Pimpinan DPRD Kota Padang dengan menyebutkan memang sudah banyak anggaran tersebut, jangan ditambah juga,” ulas Bang Haji.

“Nah, lai nampak hasilnyo kini Pak Bos (Indo: ada kelihatan hasilnya sekarang Pak Bos). Belikan juga untuk Tanah Satpol PP dan beli mobil yang tidak urgent itu,” tandas Bang Haji berang….

Menyikapi statusnya itu, Aktivis Partai Perindo dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Kota Padang, Dady Fatria, menulis, “hmmmm, kan sudah saya bilang dari kemarin – kemarin, sudah saatnya Saudara H. Maidestal Harimahesa,S.Sos yang memimpin Kota Padang. Sudahlah, tidak ada gunanya kita mengumpat – ngumpat lagi, nasi sudah jadi bubur, huff…capek deh bilanginnya”.

Netizen lain dengan nama akun Puteri Firdaus, dengan semangat menjawab balasan Dady Fatria dengan teriak kata, “Setujuuuuuu…”.

Namun lain halnya dengan akun bernama Syaharman Zanhar, aktivis Ormas PKDP (Persatuan Keluarga Daerah Piaman), ia menanggapi, “Eksekutif itu, banyak yang TOP (Tea, Ongok, Pandia; Bahasa Minang), Haji. Kini sudah tiba banjir, bagaimana lagi, kalau dipukul palu DPRD Kota Padang itu, ke ubun – ubun otak menyakitkan bunyinya Pak Haji,” pungkasnya.

Disamping itu, ada pula seorang wanita yang cukup kritis menyikapi kondisi yang dibahas tersebut, “Idealnya semua perencanaan harus dibuat berdasarkan assessment kondisi yang berkembang, bukan karena pesanan satu atau sekelompok orang yang memiliki kuasa atau mengharapkan imbalan dari masuknya proyek tertentu. Jika rantai ini tidak diputus, maka yakinlah pembangunan tidak akan efektif,” tulis akun bernama Dhani Rossa.

Bang Haji Maidestal, memang terkenal vokal dalam hal menyampaikan aspirasi. Usianya memang muda, tetapi menurut sebagian kalangan, kematangan dirinya bisa berkompetisi dengan tokoh politik lainnya di Kota Padang. (Rico AU)

Dibaca 837 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dog