free webpage hit counter

Masya Allah! Kehadiran Yang Maha Adil, Dibalik Kisah Tiga Siswi MAN 2 Ponorogo ini

Semarang, JN – Jum’at, 13 Mei 2016 adalah dimana perjalanan ini dimulai. Pada tanggal tersebut merupakan pengumuman lomba essai yang diadakan salah satu universitas di Bandung, tetapi sayang sekali kami masih belum lolos final. Ternyata yang lolos final dalam pengumuman itu adalah dari sekolahan kami juga, ia adalah sahabat kami sekaligus saingan dalam lomba itu.

Dicambuk oleh kegagalan tersebut, kami tidak putus asa, lantas kami pun mengikuti lomba essay submission Universitas Dian Nuswantoro Semarang, dengan bimbingan dari pembimbing kami. Lomba tersebut bertemakan ‘Media Sosial dan Kita’, yang dibagi menjadi dua subtema, yaitu; Subtema 1 – Wajar Atau Tidak ? Kebebasan Bekomentar di Media Sosial. Subtema 2 – Wajar Atau Tidak? Tren #Kekinian.

Tim kami memilih Subtema 1. Proses pembuatan essai kami bersamaan dengan ujian kenaikan kelas dan harus membagi waktu untuk kedua hal tersebut. Setelah selesai UKK, kami bertiga (Aprilia Novitasari, Luailik Mushoffa, dan Elya Tri Junianti) berkumpul disalah satu kelas di MAN 2 Ponorogo, guna mengerjakan esai. tidak jarang kami harus pulang sampai malam, jika sedang bimbingan.

Hal tersebut kami lakukan hampir setiap hari selama 4 hari atau proses mulai dari awal pengerjaan sampai pengiriman via email. Perjuangan kami tidak sampai disitu saja, kami pun kena deadline, karena waktu yang harus terbagi-bagi.

Sekitar Pukul 21:30 Wib kami masih di Telkom untuk melakukan pengiriman, karena kami berfikir disanalah kecepatan internetnya bisa diperoleh untuk pengiriman naskah essai kami itu.

Namun, laptop yang seharusnya mudah tersambung internet, tiba-tiba saja susah tersambung atau internet no access. Dan baru setengah jam kemudian esai kami terkirim ke email pelaksana lomba.

Rasa plong, sekaligus cemas kami rasakan. Karena dijadwalkan tanggal 23 Mei 2016 deadline-nya dan tanggal 25 Mei 2016 adalah pengumumannya. Kami dibuat deg-degan karena pengumuman baru diumumkan pada tgl 26 Mei 2016, ternyata deadline diundur dan itu baru kami ketahui setelah penguman berlangsung.

Pada tanggal 26 Mei 2016 tersebut, Rahmat Allah SWT berpihak kepada kami, kami pun lolos final essay submission Subtema 1 Universitas Dian Nuswantoro. Dalam tahap ini, hanya diambil 2 finalis esai dari masing- masing subtema. Sebuah keadilan yang sangat jelas dari Sang Pencipta.

Pada tanggal 29 mei 2016, kami pun berangkat ke Semarang untuk melaksanakan tahap berikutnya, yaitu tahap debat didampingi guru pendamping dari sekolah kami. Lawan kami yaitu SMK Muhammadiyah Kudus. Dan setiap peserta debat dari masing subtema dibagi menjadi tim pro dan tim kontra.

Tim kami dari MAN 2 Ponorogo menjadi tim pro melawan tim kontra dari tim SMK Muhammadiyah Kudus. Dengan semangat dan persiapan yang matang kami yakin bisa menjadi juara pertama.

Akhirnya tanggal 30 mei 2016 bertempat di Mall Ciputra Semarang lomba debat diadakan. Selama 30 menit beradu argumen untuk mempertahankan argumen masing-masing, namun debat berlangsung dengan baik dan cukup sengit.

Tepat pukul 16:30 Wib diumumkan juara dari masing subtema lomba debat dan bagai tersambar petir di siang bolong, ternyata harapan kami terwujud, tim kami MAN 2 PONOROGO menjadi Juara 1.

Sekali lagi, Tuhan itu benar-benar Maha Adil. Kami yang tidak lolos lomba esai sebelumnya, justru mendapat ganti yang luar biasa yaitu juara 1 di lomba Essay Submisson Universitas Dian Nuswantoro. Terima kasih Allah, terima kasih guru pembimbing, semoga dengan lomba ini kami mampu memetik hikmah kehidupan yang luar biasa, bahwa Allah selalu ada untuk hambanya yang yakin dan berusaha. (*)

*) Artikel ini ditulis langsung oleh : Aprilia Novitasari, Luailik Mushoffa, dan Elya Tri Junianti, yang dikirim ke Redaksi Jurnal.News.

Aprilia Novitasari, Luailik Mushoffa, dan Elya Tri Junianti.
Aprilia Novitasari, Luailik Mushoffa, dan Elya Tri Junianti.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *