free webpage hit counter

Melaju Dengan Kecepatan Tinggi: Bus NPM Terjungkal di Lubuk Alung, Delapan Orang Terluka

AKBP Roedy Yoelianto,SIK,MH, Kapolres Padang Pariaman, saat di TKP mengawal evakuasi Bus NPM Naas itu.
AKBP Roedy Yoelianto,SIK,MH, Kapolres Padang Pariaman, saat di TKP mengawal evakuasi Bus NPM Naas itu.

Lubuk Alung, JN – Sekitar pukul 10.00 WIB (19/5) pagi tadi, sebuah bus antar provinsi NPM terjungkal di lintas Bukittinggi – Padang, tepatnya di Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Bus NPM yang diduga dengan kecepatan yang cukup tinggi itu, datang dari arah Bukittingi menuju Padang.

Penyebab terjungkalnya Bus NPM, menurut , AKBP Roedy Yoelianto,SIK,MH, Kapolres Padang Pariaman, kepada Jurnal.News dilokasi, menyebutkan bahwa dikarenakan bus menghindari sepedah motor yang datang dari arah berlawanan dan mengambil badan jalan sementara laju bus juga cukup kencang. Sehingga bus harus membanting stirnya kearah kanan dan akhirnya bus terjungkal dengan posisi badan bus sebelah kanan keatas.

“Ada roda dua yang meluncur dari arah Padang menuju arah Bukittinggi, mengambil jalur sebelahnya dan tidak memiliki ruang untuk melaju dan bis membuang stir sebelah kanan, kearah parit. Meluncur melintang diatas rel kereta api, posisinya sempat terbalik,” ungkap Roedy kepada Jurnal.News.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tampak beberapa orang mekanik dari perwakilan NPM Padang sudah datang membantu polisi untuk mengevakuasi bus naas itu. Namun, karena posisi sebelah atas kiri bus tersangkut, evakuasi menjadi susah.

“Mau ditarik saja, tapi rem bus lengket. Kita lepas dulu baru tarik. Mekanik dari NPM Perwakilan Padang juga sudah datang. Semoga cepat selesai dan macet yang panjang ini bisa cepat terurai,” ulas Roedy.

Akibat kejadiannya ini, macet panjang dari Pom Bensi Batang Anai hingga Kecamatan Lubuk Alung tidak terhindari. Kendaraan hanya bisa berjalan merayap dalam kondisi terik matahari yang cukup panas.

Sementara itu, menurut Roedy, dari pemeriksaan anggotanya dilapangan, baru terindenfikasi 8 (delapan) orang yang mengalami luka – luka dari kejadian ini.

“Dari 8 orang itu, terdiri empat orang laki – laki dan empat orang perempuan. Satu orang laki – laki diantaranya adalah sopir bus, ia saat ini dilarikan ke Rumah Sakit M Jamil Padang, karena kondisinya luka berat. Sementara yang 7 orang lagi sedang dirawat di Puskesmas Lubuk Alung, karena hanya luka ringan,” terangnya.

Tindak lanjut dari kejadian ini, Kapolres lebih mendahulukan keselamatan penumpang, evakuasi bus naas tersebut dan mengurai kemacetan. Setelah itu menurutnya baru dilakukan penyelidikan oleh Laka Lantas dengan memeriksa beberapa orang saksi, termasuk penumpang dan sopir bus.

“Kita utamakan dulu keselamatan penumpang dan evakuasi bus, baru kita lakukan penyelidikan, termasuk saksi, penumpang, kernet. Jalanan juga macet. Untuk jumlah penumpang ada sekitar 50 orang, kalau penuh. Dengan penyelidikan itu nanti, kita akan tau berapa jumlah penumpang dan kondisi pasti mereka seluruhnya,” ungkap Roedy mengakhiri. (RAU)

Dibaca 1.395 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *