free webpage hit counter

MunasLub Golkar: Keluarga Cendana Tak Mampu Menangkan Akom

Jakarta,JN – Ade Komarudin gagal merebut kursi Ketua Umum Golkar. Padahal Ketua DPR itu didukung Keluarga Cendana, penguasa Golkar di era Orba.

Sejak Golkar memutuskan menggelar munaslub, keluarga Cendana memang merapat ke kubu Ade Komarudin (Akom). Anak ke-4 Presiden Soeharto yang juga Waketum Golkar, Siti Hediati Harijadi atau Titiek Soeharto, langsung menjadi anggota tim pemenangan Akom.

Tak hanya Titiek, putra bungsu Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto juga merapat ke Akom. Awalnya Tommy dan Akom menggelar pertemuan 2 pekan sebelum Munaslub Golkar. Pertemuan digelar di kediaman Tommy di Jl Cendana, Menteng, Jakarta Pusat.

“Keduanya bersepakat bahwa Partai Golkar yang menjadi legacy dari HM Soeharto harus dikembalikan pada roh dan jati dirinya sebagai partai yang memiliki ideologi kekaryaan yang kuat, jauh dari praktik-praktik premanisme dan materialistik dalam kepengelolaannya,” ujar Timses Akom, Bambang Soesatyo, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/4/2016).

Setelah pertemuan itu, belum ada deklarasi dari Tommy untuk mendukung Ade Komarudin. Begitu masuk arena ke Munaslub Golkar, baru Tommy mengumumkan dukungannya.

“Keluarga memutuskan mendukung Akom (karena) banyak kesamaan yang bisa dibangun dengan Akom,” ujar Tommy seperti tertulis dalam siaran pers di arena Munaslub Golkar di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, Jumat (13/6).

Namun dukungan keluarga Cendana ternyata tak mampu menolong Akom merebut kursi Golkar-1. Dalam pemilihan ketum Golkar yang digelar secara voting tertutup, Selasa (17/5) dini hari hingga pagi tadi, Akom dikalahkan Novanto dengan selisih suara yang cukup telak.

Berikut hasil akhir voting pemilihan caketum Golkar:

Ade Komarudin: 173 suara
Setya Novanto: 277 suara
Erlangga Hartarto: 14 suara
Mahyudin: 2 suara
Priyo Budi Santoso: 1 suara
Aziz Syamsuddin: 48 suara
Indra Bambang Utoyo: 1 suara
Syahrul Yasin Limpo: 27 suara
tidak sah: 11 suara

Seharusnya ada putaran kedua untuk pertarungan Novanto dan Akom. Namun Akom mengalah dan membuat Novanto memenangkan pemilihan tanpa putaran kedua. (tor/nrl)

Sumber: http://news.detik.com/

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *