free webpage hit counter

Ondeh Mandeh…Wanita Yang Eksis Klik Ini Dulu, Ternyata Berbahaya

TANPA disadari, efek eksis itu berdampak negatif yang luar biasa. Selain dibahas dalam agama, secara psikologis dan logika umum saja, kerugiannya minta ampun tidak terkira.

Redaksi Jurnal.News sempat mengutip salah satu artikel di website www.satucerita.com, tentang cerita dan efek eksis yang dimaksud, terutama terhadap kaum ‘hawa’ alias perempuan.

Dalam website tersebut, memulai kalimatnya; “cantik – cantik, tapi kok sering upload foto selfienya ke media social. Cantik, tapi kok nggak tutup aurat. Cantik, tapi kok sering tebar pesona,” beserta dalam sharenya juga ia menampilkan sosok wanita cantik, yang diduga seorang perawat itu dalam ilustrasinya.

Berikut ulasan yang dimaksud:

Begitukah tindakan seorang wanita muslimah? Wahai para wanita, kecantikanmu itu bukanlah konsumsi publik.

Karena….
Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu (karena wanita bertabarruj dan pamer aurat), semakin sang lelaki sering menghayalkanmu, dan Semakin banyak lelaki yang melamunkan senyumanmu itu. Maka semakin bertumpuk dan bertumpuklah dosamu.

Jaga dan simpanlah kecantikan dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu. Maka kelak kamu akan semakin mulia dipandangan Allah SWT.

Akan tetapi, jika kamu mengumbar kecantikan pada lelaki yang haram melihatnya, maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahat menjadi santapan cacing dan ulat. Mari evaluasi diri kita masing masing.

Selain dalil – dalil yang ada dalam alquran dan hadist Rasulullah SAW, semoga peringatan singkat ini menjadi renungan bagi sebagian besar wanita yang merasa cantik didunia medsos. Jangan lupa bagikan info ini kepada muslimah yang lain ya…..

Klik juga: http://www.satucerita.com/2016/05/renungan-untuk-kamu-wanita-muslimah.html

Referensi:

Oh ya…soal kalimat ‘Ondeh Mandeh’ jika ditranslate dalam bahasa Indonesia menjadi ‘Aduh, Wow’ atau kata – kata yang menunjukkan ekspresi kaget. Kata/ kalimat tersebut berasal dari bahasa Minangkabau dan/atau Padang dan/atau Provinsi Sumatera Barat.

Dibaca 720 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Dog