Lampung Timur – Untuk penyampaian aspirasi langsung dari masyarakat ke pemerintahan kabupaten, Nemui Nyimah yang beberapa bulan sempat terhenti, kini digelar kembali. Perdana hari ini di gelar di Balai Desa Labuhan Ratu 1 kecamatan Way Jepara, Selasa (17/12/2019).

Dihadiri jajaran Pemerintahan Kabupaten Lampung Timur yang diantaranya, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Nursyamsu, Kepala Bagian Otonomi Daerah Syamsurijal, Kadis Kominfo Heri Alpasa, Kadisdukcapil Subandri Bachir, Kabag Humas Mujianto, Kepala Dinas, Kepala Bagian OPD Lampung Timur, Camat, Kades dan perwakilan Masyarakat setempat.

“Selain mempermudah penyampain aspirasi langsung yang di sampaikan oleh masyarakat, kita adakan pelayanan kepada mayarakat. Diantaranya pelayanan kesehatan dan pelayanan kependudukan oleh Disdukcapil” jelas Nur Syamsu saat di wawancarai.

Gelar Nemui Nyimah kali ini banyak di usulkan tentang keluhan infrastruktur jalan yang disampaikan oleh beberpa perwakilan masyarakat. Selain itu, beberapa permasalahan di setiap desa seperti, keluhan kekurangan sarana Air pertanian di desa Braja Asri, permaslahan tempat wisata dan tindak lanjut dari tanah Kosgoro desa Sribhawono dan lainya.

“Nemui Nyimah kali ini banyak yang di sampaikan masalah infrastruktur jalan. Seperti program Bupati Lampung TimurĀ  Zaiful Bokhari yang akan menganggarkan 250 Milyar untuk infrastruktur pada tahun 2020 nanti, maka itu akan kita tindak lanjuti” kata Nursyamsu.

Masih kata Nursyamsu, Nemui Nyimah selanjutnya akan di adakan di setiap kecamatan. Dan akan diadakan setiap 1 bulan dua kali.

“Ini sebagai sarana bahwa Bupati Lampung Timur ingin mendengar langsung penyampaian dari masyarakat. Tidak harus di kantor kecamatanya, tetapi bisa di setiap desa tergantung antusias yang akan di sampaikan masyarkatnya”pungkas Nursyamsu. (Rilis Kominfo)