Siapa Sebenarnya Vino, Putera Talawi Yang Akan Pulang Kampung Itu

Sawahlunto, JN – Munculnya sosok Vino, ternyata disambut hangat oleh pembaca www.Jurnal.News, hal tersebut mendorong Redaksi untuk menayangkan profil lengkap pemuda sukses tersebut keranah publik.

Alvino Martha,S.TP,MM, nama lengkap Vino, adalah alumni Universitas Unand dalam study strata satunya, kemudian melanjutkan ke Universitas Trisakti dengan spesifikasi kejuruan manajemen. Saat ini ia dipercaya sebagai General Manager (GM) di PT. Galempa Sejahtera Bersama, Austindo Nusantara Jaya Agri Group, sebuah perusahaan besar dari Australia.

Bersama istrinya, Nike Zatling Erlisan,A.Md,Kep, mereka memiliki dua orang anak yaitu; Aditya Kharisma Alviondiva Amanda dan Auzan Kharisma Alviondiva Amanda. Dan ibu Vino bernama Hj. Zur Azma.

Vino adalah putera asli Talawi, tokoh masyarakat dan Ninik Mamak Tigo Tumpuk Talawi, cukup mengenal Vino, apalagi ketika Redaksi Jurnal.News menjambangi Vino kerumahnya beberapa waktu yang lalu, mereka berkomunikasi tampak akrab sekali dan membicarakan banyak hal tentang Talawi.

Dari Sekolah Dasar hingga Menegah Atas, Vino menamatkan studynya itu di Kota Padang, jadi masa kecil produktifnya memang jarang sekali berada di kampung halaman. Tetapi, kecintaannya terhadap Kota Sawahlunto dan Talawi khususnya, sangat tinggi sekali, sebagaimana ungkapannya kepada media ini.

“Saya sangat mencintai kampung halaman. Pesan nenek, terdengung dan tergiang dibenak saya sampai saat ini. Sangat kuat dan sangat dalam maknanya. Karena pesannya agar jangan sampai kampung halaman dijual orang, memiliki filosofi yang tinggi dan tidak bisa didefenisikan secara datar saja,” ungkapnya.

Maksud dan tujuan Vino untuk pulang kekampung halaman, yakni pulang dengan membawa karya dan tindakan nyata, sangat beralasan sekali. Bahwa menurutnya, putera daerah memiliki tanggung jawab yang besar terhadap kampung halamannya sendiri untuk sebuah kemajuan.

“Kalau hanya hebat dirantau, itu belum hebat namanya. Saya ingin, dengan ilmu dan karya saya, tentunya juga bermanfaat di kampung halaman. Kalau bukan sekarang kapan lagi, kalau bukan kita siapa lagi? Begitulah kalimat bijak yang menghentak semangat saya untuk berbuat ke kampung halaman,” pungkasnya.

Usia Vino yang masih top cear, dengan tanggal kelahiran 12 Maret 1973 di Kota Padang itu, membuatnya sangat yakin bahwa belum terlambat berbuat untuk kampung halaman yang ia cintai.

“Dalam beberapa kesempatan, kini dan esok hari, saya akan rajin sekali pulang ke Talawi Kota Sawahlunto. Pulang, bukan hanya untuk melihat saudara dan melihat kampung saja, tetapi saya sudah punya study mini tentang beberapa hal yang ingin saya kembangkan di Kota Sawahlunto ini, salah satunya produktifitas ekonomi di bidang pertanian,” ujarnya.

Menurut Vino, bidang pertanian di Kota Sawahlunto berpeluang baik sekali, jika diberikan sentuhan produktif dan perspektif. Oleh karenanya, dari beberapa hal yang sudah ia realisasikan sebelumnya dibeberapa daerah dan berhasil, ingin pula ia lakukan di Kota Sawahlunto, dengan memanfaatkan beberapa bidang tanah pertanian dan cocok dengan rencana tersebut.

“Saya sudah amati beberapa daerah, saya sudah jalan di beberapa pelosok di Kota Sawahlunto ini. Jelas, ada beberapa lahan tidur dan kurang produktif yang bisa kita kembangkan. Kegiatan pengembangan itu nanti, akan menjadi solusi perseolaan ekonomi di Kota Sawahlunto yang menurut saya sangat perlu ditangani secara maksimal,” ulasnya.

“Namun yang paling penting, apa yang saya lakukan nanti, bisa mendapat dukungan dari berbagai pihak. Karena apa yang saya lakukan tersebut murni sebuah tindakan produktif,” tegasnya. (Rico AU)

Vino Bersama istrinya, Nike Zatling Erlisan,A.Md,Kep
Vino Bersama istrinya, Nike Zatling Erlisan,A.Md,Kep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *