LAMPUNG – Tahun 2019 telah berakhir. Nahdlatul Ulama (NU) berharap di tahun 2020 dan selanjutnya, pemerintah melaksanakan dengan konsisten program-program yang telah dirancang dengan baik dalam upaya mengurangi ketimpangan di Indonesia.

“Silahkan undang investasi, namun kurangi ketimpangan. Yang kaya semakin kaya. Yang miskin makin terpuruk,” kata Ketua PBNU KH Said Aqil Siradj dan Sekretaris Jendral Helmy Faishal Zaini dalam rilis refleksi akhir tahun Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

NU menyarankan pemerintah memperkuat basis sosial melalui proteksi pembangunan jaring pengaman sosial yang produktif dan terarah.

“Jangan biarkan oligarkhi mengorganisir kebijakan. Jalankan program deradikalisme dan deradikalisasi secara konseptual dan sistematis. Laksanakan tanpa diskriminasi dan jauhkan pelaksanaan program deradikalisme dan deradikalisasi dari sekedar mengadres anggaran negara,” pesannya. (rls)