Way Kanan – Ratusan Guru mengikuti  Study literasi  dan Guru  wajib Menulis yang diselenggarakan dalam rangka Hari Guru Nasional dan Hari Ulang Tahun PGRI ke 74 Tingkat Kabupaten Way Kanan, Jum’at (20/12/2019).

Kegiatan yang diselenggarakan di SMP PGRI Kecamatan Bumi Agung itu di buka oleh Wakil Bupati DR.Drs.H.Edward Antony, M.M.

Menyampaikan sambutannya, Edward Antony Sebagai tenaga pendidik yang profesional, selain memiliki kepribadian yang baik dan jiwa sosial, guru harus memiliki kompetensi pedagogi dalam mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

Menurut Wakil Bupati kelahiran 08 oktober 1960 itu Dengan kualifikasi tersebut akan berdampak terhadap kualitas pembelajaran.

DIterangkannya Fenomena kemampuan guru menulis karya ilmiah yang masih rendah sehingga guru sulit untuk memenuhi kenaikan pangkat tepat waktu yang terkendala karena tidak terpenuhinya nilai dari unsur publikasi ilmiah dan karya inovasi harus menjadi kajian guru selaku pendidik yang profesional dengan menghimpunnya dalam karya tulis ilmiah yang terpublikasi.

“Publikasi ilmiah merupakan salah satu  wadah untuk mengkomunikasikan karyanya dan kemampuan mendidik kepada khalayak umum dan khususnya komunitas guru,”Ujar Edward Antony.

Kabupaten Way Kanan  lanjutnya sedang gencar-gencarnya berusaha menorehkan prestasi baik di tingkat Provinsi maupun Nasional sebagai salah satu indikator Way Kanan yang maju dan berdaya saing. Hal ini seharusnya menjadi  tantangan bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam mewujudkan  publikasi ilmiah terhadap perubahan paradigma mengajar yang dilakukannya.

Untuk diketahui  Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MENPAN-RB) Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya,  bahwa pengembangan keprofesian berkelanjutan merupakan  pengembangan kompetensi guru yang dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya yang meliputi Pengembangan Diri, Publikasi Ilmiah, dan Karya Inovatif. Hal ini dilakukan melalui sistem pembinaan dan pengembangan keprofesian guru berkelanjutan yang dikaitkan  dengan perolehan angka kredit jabatan fungsional. (*)