Jurnal.news, Kota Metro – Pemkot Metro Diminta Sigap Atasi Gorong-gorong Ambles di Margorejo. DPRD Kota Metro meminta Pemerintah Kota (Pemkot) setempat sigap menangani kerusakan infrastruktur pasca banjir yang melanda Bumi Sai Wawai.

Wakil Ketua DPRD Kota Metro Ahmad Khuseini mengatakan, dampak dari banjir membuat sejumlah titik infrastruktur mengalami kerusakan. Akibatnya berdampak langsung kepada masyarakat.

“Jadi luapan air dari anak sungai tak tertampung hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga. Bahkan, ada yang merobohkan pagar dan menyebabkan pondasi jembatan penghubung sebagian rontok. Ini harus dicarikan solusi,” ujarnya, Rabu (29/1).

Ia mengaku telah meninjau sebagian lokasi yang terdampak banjir. Seperti di belakang SMPN 4, Iringmulyo, Metro Timur. Karena itu, pihaknya meminta dinas terkait untuk segera mengangkat pagar dan menurunkan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa material banjir pada, Minggu (26/1) lalu.

 

“Jadi luapan air dari anak sungai tak tertampung hingga masuk ke dalam rumah-rumah warga. Bahkan, ada yang merobohkan pagar dan menyebabkan pondasi jembatan penghubung sebagian rontok. Ini harus dicarikan solusi,” ujarnya, Rabu (29/1).

Ia mengaku telah meninjau sebagian lokasi yang terdampak banjir. Seperti di belakang SMPN 4, Iringmulyo, Metro Timur. Karena itu, pihaknya meminta dinas terkait untuk segera mengangkat pagar dan menurunkan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa material banjir pada, Minggu (26/1) lalu.

Dampak kerusakan infrastruktur juga dirasakan masyarakat Jalan Sutan Dumas 1, RT 23 RW 06 Margorejo, Metro Selatan. Karena debit air yang tinggi mengakibatkan sebuah terowongan saluran air atau gorong-gorong ambles sehingga akses lalu lintas hanya dapat dilewati kendaraan roda dua.

Selain itu, jalan alternatif penghubung antar Metro di Kelurahan Tejosari dengan Desa Sumberejo, Lampung Timur lumpuh. Sehingga mengganggu arus lalu lintas yang melewati wilayah tersebut. (Red/Agb)